Jumat, 05 Oktober 2012

KISAH ANAK MANUSIA


      Kisah kehidupan jaman sekarang berubah drastic dan banyak berfikir atau berbuat yang diluar dari adat istiadat yang baik yang dilihat dari tolok ukur hukum budi pekerti?
Norma adat maupun isatiadat sering ditinggalkan seakan luntur diterjang oleh masa,,,
Muda mudi sering bergaul diluar jalur,terlalu fulgar dalam mengapresiasikan segala sesuatunya,,
Kadang hanya menurut logika bukan menurut hati nurani apakah itu bernilai salah atau benar tpi menurut mereka gaul itu yang dipilih dan dijalaninya,
Sungguh memprihatinkan melihat segala sesuatunya dan bukan hal yang tabu lagi untuk diungkap atau dibicarakan walaupun beda jenis,,,
Apakah karena jaman sudah modern sehingga tehnologi semakin merajai jaman sehingga semua orang biasa berbuat semau mereka,,Apakah karena tren,gaul,funky,sehingga bila orang tidak menyetarakan pemikiran danperilakunya maka akan dianggap kuper,,jadul,ndeso,,,seharusnya itu harus menjadi bahan instropeksi apakah apa yang kita lakukan sudah benar atau salah,,atau cuma hanya ikut-ikutan yang tak ada arah tujuannya,atau hanya untuk menutupi kelemahannya,,,
Kita hidup didunia ada aturan dan tugas yang di letakkan diatas pundak kita masing masing dan harus kita emban sepahit atau semanis apapun itu,kadang kita sering terlena dengan keadaan yang ada dan yang telah ada,,,kita akan ingat bila situasi mendesak kita,tpi itu hanya berlaku menurut batas kesadaran manusia itu sendiri,,,jalan manusia tak selamanya mulus tk selamanya indah dan abadi. Kita harus tabah dan teguh dalam menjalani detik tiap detik,langkah demi langkah dan hembusan napas kita yang hanya menanti pintu kematian,,,yang sewaktu waktu itu bisa diambil oleh Sang Pemilik-Nya,dan apakah kita bisa mengelak sebuah takdir,kita bukan apa-apa dan kita bukan siapa-siapa yang dengan seenaknya kita bisa menentukan segala sesuatunya,,,coba kita ingat saat kita lahir hingga sekarang sudah berapa banyak kesalahan dibanding kebaikan yang telah kita perbuat,dan apa yang harus kita lakukan untuk mengatasinya,,,coba kita renungkan sejenak,,,apakah arti hidup saya,,,kemana harus ku bawa arah hidup ini,,kenapa aku harus hidup,,,hidup adalah pilihan dan saatnya kita harus memilih yang terbaik menurut hati nurani kita masing masing,karena hidup adalah anugrah yang terindah dan jangan sia siakan sisa hidup ini untuk sesuatu hal yang kurang bermanfaat tapi kita berusaha supaya hidup kita semakin bermanfaat bagi dan untuk orang lain,,,Semangat adalah untuk belajar mensyukuri yang Allah berikan untuk kita?,tapi kadang kita kurang bersyukur dari segala pemberian yang Allah berikan kepada kita,,,trus mau kapan kita harus menempatkan rasa syukur? Nah itu kembali kepada diri kita masing masing dan jawaban itu hanya diri kita yang mengetahuinya,,,

Jumat, 25 November 2011

masalah adalah proses kehidupan untuk membentuknya menjadi lebih baik

"Palu Menghancurkan Kaca, Tetapi Palu Membentuk Baja"
Apa makna dari pepatah kuno Rusia ini?

Jika jiwa kita rapuh seperti kaca, maka ketika palu/masalah menghantam, kita akan mudah putus asa, frustasi, kecewa, marah, dan jadi remuk redam.
Jika kita adalah kaca, maka kita juga rentan terhadap benturan. Kita mudah tersinggung, kecewa, marah, atau sakit hati saat kita berhubungan dengan orang lain. Sedikit benturan sudah lebih dari cukup untuk menghancurkan hubungan kita.

Jangan pernah jadi kaca, tapi jadilah baja. Mental baja adalah mental yang selalu positif, bahkan tetap bersyukur di saat masalah dan keadaan yang benar-benar sulit tengah menghimpitnya.

Mengapa demikian? Orang yang seperti ini selalu menganggap bahwa "masalah adalah proses kehidupan untuk membentuknya menjadi lebih baik". Sepotong besi baja akan menjadi sebuah alat yg lebih berguna setelah lebih dulu diproses dan dibentuk dengan palu. Setiap pukulan memang menyakitkan, namun mental baja selalu menyadari bahwa itu baik untuk dirinya.

Jika hari ini kita sedang ditindas oleh masalah hidup, jangan pernah merespons dengan sikap yang keliru!
Jika kita adalah "baja", kita akan selalu melihat palu yang menghantam kita sebagai sahabat yang akan membentuk kita.
Sebaliknya jika kita "kaca" maka kita akan selalu melihat palu sebagai musuh yang akan menghancurkan kita.



Luar biasa!!!
Jadilah yang terbaik diantara yang paling baik,,,hidup adalah proses yang penempaan bagai besi baja supaya kita menjadi manusia yang berkwalitas nantinya,,,Tetap tabah dalam menjalani hidup ini apapun itu yang terjadi,,,krn itu bagian dari ungkapan syukur,,ayo bangkit dan lakukan yang terbaik demi hari esok yang lebih cemerlang,,,

Jumat, 08 Juli 2011

tingkatan surga

Perumpamaan surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang taqwa ialah (seperti taman). mengalir sungai-sungai di dalamnya; buahnya tak henti-henti, sedang naungannya (demikian pula). Itulah tempat kesudahan bagi orang-orang yang bertakwa; sedang tempat kesudahan bagi orang-orang kafir ialah neraka. (Ar-Ra'du 13:35)

Setiap muslim percaya bahwa semua manusia dilahirkan suci. Dalam Islam pula, jika ada seorang bocah yang mati, maka secara otomatis akan pergi ke surga, tanpa memedulikan agama kedua orang tuanya. Surga tertinggi tingkatnya adalah Firdaus (فردوس) - Pardis (پردیس), dimana para nabi dan rasul, syuhada dan orang-orang saleh.

Tingkatan dan nama-nama syurga ialah:

Jannatul Firdaus yaitu surga yang terbuat dari emas merah.
Jannatul 'Adn yaitu surga yang terbuat dari intan putih.
Jannatun Na'iim yaitu surga yang terbuat dari perak putih.
Jannatul Khuldi yaitu surga yang terbuat dari marjan yang berwarna merah dan kuning.
Jannatul Ma'wa yaitu surga yang terbuat dari zabarjud hijau.
Darus Salaam yaitu surga yang terbuat dari yaqut merah.
Darul Jalal yaitu surga yang terbuat dari mutiara putih.
Darul Qarar yaitu surga yang terbuat dari emas merah.

falsafah hidup

Bukan kulit luar yang penting, tetapi bagaimana menjadikan pengalaman kita sebagai sesuatu yang terbaik bagi jiwa kita. Aku tak peduli berapa lama dibutuhkan, jika aku bisa mewujudkannya dengan tetap berpegang pada apa yang kuyakini, aku percaya bahwa kebahagiaan sejati sedang menantiku. Kupikir, jawaban terhadap bagaimana menjalani kehidupan selalu ada di dalam diriku, dan aku hanya perlu melakoninya dalam keseharian.dan bersabar melewati hidupku setiap detik demi detik karena aku yakin itu akan didepanku,,,

Rabu, 06 Juli 2011

Sang Pencerah

“Aku khawatir terhadap suatu masa yang rodanya dapat menggilas keimanan..
Keyakinan hanya tinggal pemikiran, yang tak berbekas dalam perbuatan.
Banyak orang baik tapi tak berakal, ada orang berakal tapi tak beriman..
Ada lidah fasih tapi berhati lalai, ada yang khusyuk namun sibuk dalam kesendirian..
Ada ahli ibadah tapi mewarisi ke sombongan iblis..
Ada ahli maksiat rendah hati bagaikan sufi..
Ada yang banyak tertawa hingga hatinya berkarat dan ada yang banyak menangis karena kufur nikmat..
Ada yang murah senyum tapi hatinya mengumpat dan ada yang berhati tulus tapi wajahnya cemberut..
Ada yang berlisan bijak tapi tak memberi teladan dan ada pezina yang tampil jadi figur..
Ada orang punya ilmu tapi tak paham, ada yang paham tapi tak menjalankan..
Ada yang pintar tapi membodohi, ada yang bodoh tak tau diri..
Ada orang beragama tapi tak berakhlak dan ada yang berakhlak tapi tak bertuhan..
Lalu di antara semua itu di mana aku berada..?”

Rabu, 15 Juni 2011

Who I Am

Masih ingatkah Tentang Film”Who I Am”
Nah coba kita luangkan waktu sejenak untuk mengupas apa yang di maksud “Who I Am”.
” WHO I AM”(Siapakah Aku) berarti mencari jati diri kita ,tentang apa yang terjadi dlm diri kita meliputi: Keputusan Keputusan yang kita ambil.Peraturan yang kita ciptakan lewat keputusan-keputusan tersebut, nilai-nilai kehidupan sehari-hari,hubungan kita,Arah kehidupan,siapakah kita sebenarnya, ingin menjadi seperti apakah kita ,untuk apa kita hidup di dunia ini,tampaknya kita seperti dibimbing oleh sesuatu dari dalam.Akan tetapi,tanpa disadari kita sering kali menentangnya.Akibatnya,muncul rasa ketidak kepuasan yang tidak perlu muncul dalam diri.Hanya sedikit dari kita yang telah menemukan cara untuk mengarahkan dorongan-dorongan ini dan memanfaatkannya dalam proses pengambilan keputusan untuk mewujudkan potensi sejati yang dimaksud “Kecerdasan Identitas”.

Kecerdasan identitas adalah hasil dari hasil perpaduan antara menumpuk tingkat kesadaran yang lebih besar tentang cara dan alasan kita bereaksi terhadap lingkungan sekitar serta kesadaran tentang kita yang sesungguhnya. Ketika mengetahui penyebab dari sikap reaktif diri,namun kita dapat mengolah dalam peristiwa atau suatu kejadian di sekitar dengan lebih cerdas menggunakan bagian otak untuk menalar alih-alih yang bereaksi secara naluriah.Selebihnya kita dapat mengambil suatu keputusan berdasarkan sumber jati diri kita yang lebih besar,dan menyesuaikannya dengan pribadi ideal yang kita harapkan.

Beberapa keputusan yang sesederhana sekalipun dapat menentukan arah seluruh kehidupan kita.Hal yang perlu dilakukan maupun yang tidak perlu kita lakukan akan berpengaruh terhadap lingkungan sekitar. Kemudian,lingkungan sekitar tersebut juga akan mempengaruhi tindakan maupun reaksi kita selanjutnya. Dasar-dasar untuk mengubah arah dan hasil yang telah kita capai dalah kehidupan terletak pada cara kita mengambil keputusan. Meski setiap tindakan yang telah dilakukan atau belum dilakukan berdasarkan” Pemikiran”,Tetapi tidak seutuhnya berdasarkan dari “Penalaran”.Berfikir adalah proses yang menafsirkan berbagai peritiwa dan lingkungan. Menalar mengambil penafsiran tersebut dan menentukan tentang kebenarannya. Kita sering bertindak tanpa melewati tahap berfikir tetapi sering menggabungkan dengan unsur emosi yan telah kita kaitkan dengan peristiwa dan memutuskan hal yang sebenarnya tanpa kita harus mengolahnya. Ini disebabkan karena saat sampai pada proses berfikir,kita sudah bertindak lebih dahulu atau bereaksi lebih cepat terhadap suatu keadaan tersebut. Penelitian menunjukkan bahwa otak merasa 30.000 kali lebih cepat daripada bertindak dan bertindak 30.000 kali lebih cepat daripada proses berfikir. Pada proses penalaran kita menggunakan otak yang lebih berkembang,dalam keaadan santai,tenang akan memancarkan gelombang alfa pada saat mencapai puncaknya. Kadang kita sering terbiasa dengan kondisi yang tidak efisien tapi kita malah rentan dengan Reaksi. Saat kita menggunakan Kecerdasan,konflik internal tidak akan timbul sehingga otak kita akan beroperasi dalam keaadan santai atau bahasa gaulnya “Cool Down”.
Dengan keadaan santai kita dapat mengambil keputusan yang lebih baik tanpa gangguan persepsi reaktif tadi.

Kemampuan maupun ketidak mampuan berasal dari pusat emosi,kapasitas mental, dan bentuk fisik serta energi dari diri sendiri. Dalam mewujudkan suatu hubungan yang baik,kesuksesan finansial,cara berfikir seseorang,dengan menggabungkan dari unsur ketiganya merupakan bahan dasar utama untuk menemukan “Identitas” yang akan membantu menemukan atau membantu kita dalam mengatur nasib kita,karena asalkan kita mau berusaha Allah akan mengubah nasib umat-Nya.

Sabtu, 11 Juni 2011

Menolong Orang Lain Berarti Menolong Diri Kita Sendiri


Salah satu cara lain yang paling ampuh untuk mengatasi kesulitan ialah dengan ikut memecahkan masalah yang menimpa orang lain.memang terdengar aneh,namun kita bisa saja mengatasi dua masalah sekaligus-kesulitan mereka dan kesulitan kita,tapi kadang malah justru lebih sempurna daripada permasalahan itu dipecahkan seorang diri,kelihatannya berat bukan,,,red.Kebenaran tersebut didasarkan atas hukum pengorbanan diri sendiri dari mana proses kekuatan diri sendiri akan terbina karenanya.Apabila diantara kita mempunyai permasalahan berat,pandanglah sekelilingnya dan kepada orang orang yang memiliki kesulitan yang paling buruk daripada kita,lalu mulailah menolong secara pribadi, Dengan berbuat demikian,maka kita akan menyadari bahwa kesulitan kita sebenarnya tidaklah seberapa dibandingkan dengan kesulitan oranglain.Dengan begitu maka kita akan lebih mudah mengatasi kesulitan diri kita sendiri.Apa yang tadinya kabur,sukar,binggung kini menjadi terang dalam pandangan yang lebih objektif.Apa yang sebelumnya sudah menjadi batu penghalang kini lebih mudah mengatasinya.Segala sesuatu permasalahan bila di pecahkan bersama untuk mencari solusi pemecahan masalah yang bijak dan terarah maka mereka merasa mendapatkan kekuatan tenaga baru yang lebih kuat lagi untuk mengatasi kesulitannya sendiri.Apabila Kita sanggup menolong orang lain dalam kesulitan mereka,maka ketika akan menunjukkan bahwa kita bisa menanggulangi masalah atau kesulitan kita secara lebih efektif,sebab hukum alampun telah menentukan bahwa,dengan kita memberi sesuatu dari diri kita,maka akan terdapat faktor kelegaan dalam diri kita..Kepedulian adalah kunci untuk memandang hidup yang lebih positif kearah kedepannya.

Kepemimpinan


Ilmu Kepemimpinan,

Soekarno, salah satu pemimipin yang berpengaruh di Indonesia.

Kepemimpinan adalah proses memengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi.[1] Cara alamiah mempelajari kepemimpinan adalah "melakukanya dalam kerja" dengan praktik seperti pemagangan pada seorang senima ahli, pengrajin, atau praktisi.[2] Dalam hubungan ini sang ahli diharapkan sebagai bagian dari peranya memberikan pengajaran/instruksi.[2]
Daftar isi


1 Ciri-Ciri Seorang Pemimpin
2 Kepemimpinan Yang Efektif
3 Kepemimpinan Karismatik
4 Referensi

Ciri-Ciri Seorang Pemimpin
Kebanyakan orang masih cenderung mengatakan bahwa pemimipin yang efektif mempunyai sifat atau ciri-ciri tertentu yang sangat penting misalnya, kharisma, pandangan ke depan,realistis,jujur,berkomitmen dan berjiwa ksatria.
Dan memang, apabila kita berpikir tentang pemimpin yang heroik seperti Napoleon, Washington, Lincoln, Churcill, Sukarno, Jenderal Sudirman, dan sebagainya kita harus mengakui bahwa sifat-sifat seperti itu melekat pada diri mereka dan telah mereka manfaatkan untuk mencapai tujuan yang mereka inginkan.

== Kepemimpinan Yang Efektif ==
Barangkali pandangan pesimistis tentang keahlian-keahlian kepemimpinan ini telah menyebabkan munculnya ratusan buku yang membahas kepemimpinan
Terdapat tentang siapa yang harus ditiru (Attila the Hun), apa yang harus diraih (kedamaian jiwa), apa yang harus dipelajari (kegagalan), apa yang harus [[diperjuangkan]] (karisma), perlu tidaknya [[pendelegasian]] (kadang-kadang), perlu tidaknya [[berkolaborasi]] (mungkin), pemimpin-pemimpin [[rahasia]] Amerika (wanita), kualitas-kualitas pribadi dari kepemimpinan (integritas), bagaimana meraih kredibilitas (bisa dipercaya), bagaimana menjadi pemimipin yang otentik (temukan pemimpin dalam diri anda), dan sembilan hukum alam kepemimpinan
Guru manajeman terkenal, Peter Drucker, menjawabnya hanya dengan beberapa kalimat: "pondasi dari kepemimpinan yang efektif adalah berpikir berdasar misi organisasi, mendefinisikannya dan menegakkannya, secara jelas dan nyata.
== Kepemimpinan Karismatik ==
Max Weber, seorang sosiolog, adalah ilmuan pertama yang membahas kepemimpinan [[karismatik]].Organisasi
Lebih dari seabad yang lalu, ia mendefinisikan karisma (yang berasal dari bahasa Yunani yang berarti "anugerah") sebagai "suatu sifat tertentu dari seseorang, yang membedakan mereka dari orang kebanyakan dan biasanya dipandang sebagai kemampuan atau kualitas [[supernatural]], manusia super, atau paling tidak daya-daya istimewa.
Kemampuan-kemampuan ini tidak dimiliki oleh orang biasa, tetapi dianggap sebagai kekuatan yang bersumber dari yang Ilahi, dan berdasarkan hal ini seseorang kemudian dianggap sebagai seorang pemimpin.


Kebanyakan orang masih cenderung mengatakan bahwa pemimipin yang efektif mempunyai sifat atau ciri-ciri tertentu yang sangat penting misalnya, kharisma, pandangan ke depan, daya persuasi, dan intensitas.[3] Dan memang, apabila kita berpikir tentang pemimpin yang heroik seperti Napoleon, Washington, Lincoln, Churcill, Sukarno, Jenderal Sudirman, dan sebagainya kita harus mengakui bahwa sifat-sifat seperti itu melekat pada diri mereka dan telah mereka manfaatkan untuk mencapai tujuan yang mereka inginkan.
Kepemimpinan Yang Efektif

Barangkali pandangan pesimistis tentang keahlian-keahlian kepemimpinan ini telah menyebabkan munculnya ratusan buku yang membahas kepemimpinan.[4] Terdapat nasihat tentang siapa yang harus ditiru (Attila the Hun), apa yang harus diraih (kedamaian jiwa), apa yang harus dipelajari (kegagalan), apa yang harus diperjuangkan (karisma), perlu tidaknya pendelegasian (kadang-kadang), perlu tidaknya berkolaborasi (mungkin), pemimpin-pemimpin rahasia Amerika (wanita), kualitas-kualitas pribadi dari kepemimpinan (integritas), bagaimana meraih kredibilitas (bisa dipercaya), bagaimana menjadi pemimipin yang otentik (temukan pemimpin dalam diri anda), dan sembilan hukum alam kepemimpinan (jangan tanya).[4] Terdapat lebih dari 3000 buku yang judulnya mengandung kata pemimipin (leader).[4] Bagaimana menjadi pemimpin yang efektif tidak perlu diulas oleh sebuah buku.[4] Guru manajeman terkenal, Peter Drucker, menjawabnya hanya dengan beberapa kalimat: "pondasi dari kepemimpinan yang efektif adalah berpikir berdasar misi organisasi, mendefinisikannya dan menegakkannya, secara jelas dan nyata.
Kepemimpinan Karismatik

Max Weber, seorang sosiolog, adalah ilmuan pertama yang membahas kepemimpinan karismatik.[5] Lebih dari seabad yang lalu, ia mendefinisikan karisma (yang berasal dari bahasa Yunani yang berarti "anugerah") sebagai "suatu sifat tertentu dari seseorang, yang membedakan mereka dari orang kebanyakan dan biasanya dipandang sebagai kemampuan atau kualitas supernatural, manusia super, atau paling tidak daya-daya istimewa.[5] Kemampuan-kemampuan ini tidak dimiliki oleh orang biasa, tetapi dianggap sebagai kekuatan yang bersumber dari yang Ilahi, dan berdasarkan hal ini seseorang kemudian dianggap sebagai seorang pemimpin.[5]

FILOSOFI KEHIDUPAN: Hidup Kita

Fasisme adalah, gerakan radikal ideologi nasionalis otoriter politik. Fasis berusaha untuk mengatur bangsa menurut perspektif korporatis, nilai, dan sistem, termasuk sistem politik dan ekonomi. Mereka menganjurkan pembentukan partai tunggal negara totaliter yang berusaha mobilisasi massa suatu bangsa dan terciptanya "manusia baru" yang ideal untuk membentuk suatu elit pemerintahan melalui indoktrinasi, pendidikan fisik, dan eugenika kebijakan keluarga termasuk. Fasis percaya bahwa bangsa memerlukan kepemimpinan yang kuat, identitas kolektif tunggal, dan akan dan kemampuan untuk melakukan kekerasan dan berperang untuk menjaga bangsa yang kuat. pemerintah Fasis melarang dan menekan oposisi terhadap negara. Fasisme didirikan oleh sindikalis nasional Italia dalam Perang Dunia I yang menggabungkan sayap kiri dan sayap kanan pandangan politik, tapi condong ke kanan di awal 1920-an. Para sarjana umumnya menganggap fasisme berada di paling kanan. Fasis meninggikan kekerasan, perang, dan militerisme sebagai memberikan perubahan positif dalam masyarakat, dalam memberikan renovasi spiritual, pendidikan, menanamkan sebuah keinginan untuk mendominasi dalam karakter orang, dan menciptakan persaudaraan nasional melalui dinas militer . Fasis kekerasan melihat dan perang sebagai tindakan yang menciptakan regenerasi semangat, nasional dan vitalitas. Fasisme adalah anti-komunisme, anti-demokratis, anti-individualis, anti-liberal, anti-parlemen, anti-konservatif, anti-borjuis dan anti-proletar, dan dalam banyak kasus anti-kapitalis Fasisme. menolak konsep-konsep egalitarianisme, materialisme, dan rasionalisme yang mendukung tindakan, disiplin, hirarki, semangat, dan akan. Dalam ilmu ekonomi, fasis menentang liberalisme (sebagai gerakan borjuis) dan Marxisme (sebagai sebuah gerakan proletar) untuk menjadi eksklusif ekonomi berbasis kelas gerakan Fasis ini. ideologi mereka seperti yang dilakukan oleh gerakan ekonomi trans-kelas yang mempromosikan menyelesaikan konflik kelas ekonomi untuk mengamankan solidaritas nasional Mereka mendukung, diatur multi-kelas, sistem ekonomi nasional yang terintegrasi.Daftar isi
[sembunyikan]

1 Etimologi
2 Definisi
2.1 Posisi dalam spektrum politik
2.2 Sudut pandang kontemporer luar
2.3 fasis sebagai julukan
2.4 Digunakan dalam dan terhadap Komunisme
3 Sejarah penyebab dan pengembangan
3.1 Fusi nasionalisme dan Sorelianisme serta pemecahan terakhir (1907-1914)
3.2 Perang Dunia I dan pendirian Fasisme (1914-1920)
3.3 Bergeser ke kanan dan konsolidasi politik (1920-1922)
3.4 Gelombang fasisme Internasional dan Perang Dunia II (1929-1945)
4 Asal Ideologi

[sunting] Etimologi

fascismo adalah istilah yangberasal dari kata Latin fasces. Fasces, yang terdiri dari serumpun batang yang diikatkan di kapak, adalah simbol otoritas hakim sipil Romawi kuno. Mereka dibawa oleh para lictor dan dapat digunakan untuk hukuman fisik dan modal berdasarkan perintah-Nya. Kata fascismo juga terkait dengan organisasi politik di Italia dikenal sebagai fasci, kelompok mirip dengan serikat kerja atau sindikat.

Simbolisme fasces menyarankan kekuatan melalui kesatuan: sebuah batang tunggal adalah mudah patah, sedangkan rumpunan akan sulit untuk mengalami perpecahan . Simbol serupa dikembangkan oleh gerakan fasis yang berbeda. Misalnya simbol Falange yang berbentuk sekelompok anak panah yang bergabung bersama oleh sebuah kuk.
[sunting] Definisi

Sejarawan, ilmuwan politik dan para sarjana lainnya kaya lama diperdebatkan sifat yang tepat dari fasisme. Setiap bentuk fasisme adalah berbeda, meninggalkan banyak definisi terlalu lebar atau sempit. Sejak 1990-an, para sarjana termasuk Stanley Payne, Roger Eatwell, Roger Griffin dan Robert O. Paxton telah mengumpulkan sebuah konsensus kasar pada prinsip-prinsip inti ideologi. Untuk Griffin, fasisme adalah "bentuk, benar-benar revolusioner trans-kelas anti-liberal, dan dalam analisis terakhir, nasionalisme anti-konservatif" dibangun di berbagai kompleks pengaruh teoritis dan budaya. Ia membedakan periode antar-perang yang terwujud dalam elit yang dipimpin tapi populis "bersenjata partai" politik menentang sosialisme dan liberalisme dan politik radikal yang menjanjikan untuk menyelamatkan bangsa dari dekadensi.

Paxton melihat fasisme sebagai "keasyikan obsesif dengan penurunan masyarakat, penghinaan atau menjadi korban dan dengan kultus-kultus kompensasi persatuan, energi dan kemurnian". Dalam interpretasi Paxton's, fasis adalah "militan nasionalis berkomitmen", bekerja gelisah bersama elit tradisional dan meninggalkan kebebasan demokratis dalam mengejar "pembersihan internal" atau perluasan wilayah. Salah satu definisi umum fasisme berfokus pada tiga kelompok ide: negations fasis yang anti-liberalisme, anti-komunisme dan anti-konservatisme, nasionalis, otoriter tujuan untuk menciptakan struktur ekonomi yang diatur untuk mengubah hubungan sosial dalam modern, self- ditentukan budaya;. estetika politik menggunakan simbolisme romantis, mobilisasi massa, pandangan positif kekerasan, promosi maskulinitas dan pemuda dan kepemimpinan karismatik.
[sunting] Posisi dalam spektrum politik

Fasisme biasanya digambarkan sebagai "kebenaran ekstrem", meskipun penulis telah menemukan menempatkan fasisme pada spektrum politik konvensional kiri-kanan sulit. Ada sebuah konsensus ilmiah bahwa fasisme dipengaruhi oleh baik kiri dan kanan, konservatif dan anti -konservatif, nasional dan supranasional, rasional dan anti-rasional. Sejumlah sejarawan telah dianggap fasisme baik sebagai doktrin sentris revolusioner, sebagai sebuah doktrin yang Mixes filsafat kiri dan kanan, atau sebagai kedua hal tersebut.

Ada faksi dalam Fasisme Italia pada kedua sisi kiri dan kanan. Akomodasi hak politik menjadi Fasisme di awal 1920-an menyebabkan terciptanya sejumlah faksi internal dalam gerakan Fasis Italia. "Kiri Fasis" termasuk Angelo Oliviero Olivetti, Sergio Panunzio, dan Edmondo Rossoni, yang berkomitmen untuk memajukan sindikalisme nasional sebagai pengganti liberalisme parlemen dalam rangka untuk memodernisasi ekonomi dan memajukan kepentingan pekerja dan masyarakat umum. Yang "benar Fasis" termasuk anggota paramiliter fasis "Squadristi" dan mantan anggota Asosiasi Nasionalis Italia (ANI) Squadristi ingin mendirikan fasisme sebagai sebuah kediktatoran lengkap,. sedangkan ANI mantan anggota, termasuk Alfredo Rocco , mencari negara korporatis otoriter untuk menggantikan negara liberal di Italia, sementara tetap mempertahankan elite yang ada. Ada faksi-faksi juga lebih kecil di dalam gerakan Fasis Italia, seperti "Fasis ulama" yang berusaha untuk mengalihkan fasisme Italia dari anti- akar Katolik untuk menerima Katolik. Ada juga "Fasis monarki" yang berusaha untuk menggunakan fasisme untuk membuat sebuah monarki absolut di bawah Raja Victor Emmanuel III dari Italia.

Sejumlah gerakan fasis menggambarkan diri mereka sebagai "kekuatan ketiga" di luar spektrum politik tradisional Mussolini dipromosikan. Ambiguitas tentang posisi fasisme dalam rangka untuk rally banyak orang itu mungkin, mengatakan fasis dapat "bangsawan atau demokrat, revolusioner dan reaksioner, kaum proletar dan anti-proletarian, pasifis dan anti-pasifis ". Mussolini menyatakan sistem ekonomi yang Fasisme Italia korporatisme dapat diidentifikasi sebagai kapitalisme negara atau sosialisme negara, yang dalam kedua kasus terlibat" birokratisasi dari kegiatan ekonomi bangsa "dijelaskan. Mussolini fasisme dalam bahasa apapun ia menemukan berguna. Spanyol Falangist pemimpin José Antonio Primo de Rivera adalah kritis dari kedua politik sayap kiri dan sayap kanan, sekali mengatakan bahwa "pada dasarnya Hak berdiri untuk memelihara struktur ekonomi, meskipun salah satu yang tidak adil, sedangkan Waktu singkatan dari upaya untuk menumbangkan bahwa struktur ekonomi, meskipun subversi daripadanya akan memerlukan penghancuran banyak hal yang bermanfaat".
[sunting] Sudut pandang kontemporer luar

Awalnya fasisme dan Fasis Italia pada khususnya sangat populer di dunia, sampai Perang Dunia II dan kekalahan kekuatan Poros. Winston Churchill mendukung rezim Fasis Italia hingga akhir 1937, mengklaim bahwa Mussolini memiliki kualitas yang kuat yang dijaga Italia dari ancaman komunisme, yang sepadan dengan pengorbanan kebebasan Pan-Afrika nasionalis Marcus Garvey sekali. mengklaim bahwa ia adalah pertama fasis dan menyatakan ia menghormati asal usul kelas bawah Mussolini dan Adolf Hitler . Franklin D. Roosevelt, sebelum Perang Italo-Ethiopia Kedua, mengatakan bahwa ia "tetap berhubungan dengan pria yang mengagumkan", merujuk untuk Mussolini Mohandas Gandhi. bepergian ke Italia untuk bertemu Mussolini pada bulan Desember 1931 dengan maksud berusaha untuk menyebarkan nilai kedamaian.
[sunting] fasis sebagai julukan

Setelah kekalahan kekuatan Poros dalam Perang Dunia II, istilah fasis telah digunakan sebagai kata merendahkan, sering merujuk pada gerakan yang sangat beragam di seluruh spektrum politik. Dalam wacana politik, istilah "fasis" adalah umum digunakan untuk menunjukkan kecenderungan otoriter, tetapi sering kali digunakan sebagai julukan peyoratif oleh penganut politik kedua sayap kiri dan sayap kanan untuk merendahkan mereka dengan sudut pandang yang berlawanan. George Orwell menulis pada tahun 1944 bahwa "'Fasisme' kata hampir seluruhnya berarti ... hampir semua orang Inggris akan menerima 'pengganggu' sebagai sinonim untuk 'fasis'" . Richard Griffiths pada tahun 2005 berpendapat bahwa "fasisme" adalah "yang paling disalahgunakan, dan kata lebih-digunakan, di zaman kita". "Fasis" kadang-kadang diterapkan pada organisasi pasca-perang dan cara berpikir yang akademisi lebih umum istilah "neo-fasis".
[sunting] Digunakan dalam dan terhadap Komunisme

Berlawanan dengan mainstream umum penggunaan akademis dan populer dari, istilah negara komunis kadang-kadang disebut sebagai "fasis". Interpretasi Marxis istilah miliki, misalnya, telah diterapkan dalam kaitannya dengan Kuba di bawah Fidel Castro dan Vietnam di bawah Ho Chi Minh . Herbert Matthews dari New York Times bertanya "Haruskah kita sekarang tempat Rusia Stalinis di kategori yangyang sama Orang fasis Jerman? Haruskah kita mengatakan bahwa dia Fasis ". J. Edgar Hoover menulis secara ekstensif dari"? Red Fasisme ". Marxis Cina menggunakan istilah itu untuk mengecam Uni Soviet selama Split Sino-Soviet, dan juga, Soviet menggunakan istilah untuk mengidentifikasi Marxis Cina.
[sunting] Sejarah penyebab dan pengembangan
[sunting] Fusi nasionalisme dan Sorelianisme serta pemecahan terakhir (1907-1914)

Unsur kunci dalam penciptaan fasisme adalah perpaduan dari agenda nasionalis pada hak politik dengan sindikalis Sorelian di sebelah kiri, sekitar pecahnya Perang Dunia I. Sindikalisme Sorelian, tidak seperti ideologi lain di sebelah kiri, diadakan sebuah elitis pandangan bahwa moralitas kelas pekerja harus dinaikkan. Konsep Sorelian sifat positif dari perang sosial dan desakan terhadap revolusi moral menyebabkan beberapa sindikalis percaya bahwa perang adalah manifestasi akhir dari perubahan sosial dan revolusi moral .

Pengaruh Nasionalis dan militer yang telah mulai menggabungkan dengan sindikalisme sejak 1907 menciptakan perpecahan dalam politik kiri. split ini kuat di Italia, di mana nasionalis dan sindikalis semakin dipengaruhi satu sama lain nasionalisme. Maurassian, dekat dengan Sorelism, dipengaruhi radikal nasionalis Italia Enrico Corradini. Corradini berbicara tentang perlunya gerakan nasionalis-sindikalis, dipimpin oleh aristokrat elitis dan anti-demokrat yang berbagi komitmen sindikalis revolusioner untuk aksi langsung dan kemauan untuk melawan. Corradini berbicara Italia sebagai sebuah "bangsa proletar" yang diperlukan untuk mengejar imperialisme dalam rangka tantangan "berkenaan dgn pemerintahan orang kaya" Prancis dan Inggris. pandangan Corradini adalah bagian dari satu set yang lebih luas persepsi dalam Italia sayap kanan Nasionalis Association (ANI) , yang menyatakan bahwa keterbelakangan ekonomi Italia disebabkan oleh korupsi dalam kelas politik, liberalisme, dan pembagian yang disebabkan oleh "sosialisme tercela" . ANI diadakan ikatan dan pengaruh antara konservatif, Katolik, dan masyarakat bisnis.

Sindikalis nasional Italia mengadakan seperangkat prinsip: penolakan nilai-nilai borjuis, demokrasi, liberalisme, Marxisme, internasionalisme, dan pasifisme dan promosi kepahlawanan, vitalisme, dan kekerasan . nasionalisme radikal di Italia - dukungan untuk ekspansi dan revolusi budaya untuk menciptakan sebuah "Manusia Baru" dan "New Negara" - mulai tumbuh pada tahun 1912 selama penaklukan Italia dari Libya dan didukung oleh futuris Italia dan anggota ANI . ANI mengklaim bahwa demokrasi liberal tidak lagi kompatibel dengan dunia modern dan menganjurkan sebuah negara yang kuat dan imperialisme, mengklaim bahwa manusia secara alami predator dan bahwa bangsa-bangsa dalam perjuangan terus-menerus di mana hanya yang terkuat bisa bertahan.

Namun, hingga 1914, nasionalis Italia dan sindikalis revolusioner dengan kecenderungan nasionalis tetap terpisah. sindikalis tersebut menentang Perang Italo-Turki di tahun 1911 sebagai urusan kepentingan keuangan dan bukan bangsa. Perang Dunia I terlihat oleh nasionalis Italia dan sindikalis sebagai urusan nasional.
[sunting] Perang Dunia I dan pendirian Fasisme (1914-1920)

Pada pecahnya Perang Dunia I pada bulan Agustus 1914, politik kiri Italia menjadi sangat dibagi atas posisinya pada perang . Partai Sosialis Italia menentang perang atas dasar internasionalisme., Tetapi sejumlah sindikalis revolusioner Italia didukung intervensi melawan Jerman dan Austria-Hongaria dengan alasan bahwa rezim-rezim reaksioner mereka harus dikalahkan untuk menjamin keberhasilan sosialisme. Corradini disajikan kebutuhan yang sama untuk Italia sebagai "bangsa proletar" untuk mengalahkan Jerman reaksioner dari perspektif nasionalis. Awal fasisme yang dihasilkan dari perpecahan ini, dengan Angelo Oliviero Olivetti membentuk Fascio Revolusioner Aksi Internasional pada Oktober 1914 .Pada saat yang sama, Benito Mussolini bergabung penyebab intervensionis. The Fasis didukung nasionalisme dan mengklaim bahwa internasionalisme proletar gagal. Pada saat ini, kaum fasis tidak memiliki serangkaian kebijakan terpadu dan gerakan itu sangat kecil. Its mencoba untuk mengadakan pertemuan massa tidak efektif dan itu teratur dilecehkan oleh otoritas pemerintah dan sosialis ortodoks Antagonisme antara intervensionis,. termasuk Fasis, dan sosialis ortodoks anti-intervensionis menghasilkan kekerasan. Serangan terhadap intervensionis begitu kekerasan yang bahkan sosialis demokrasi yang menentang perang, seperti Anna Kuliscioff, mengatakan bahwa Partai Sosialis Italia sudah terlalu jauh dalam kampanye untuk membungkam pendukung perang. penggunaan Italia dari pemberani pasukan shock elit yang dikenal sebagai Arditi, dimulai pada tahun 1917, merupakan pengaruh penting terhadap Fasisme Para Arditi adalah prajurit yang secara khusus terlatih untuk hidup kekerasan dan mengenakan seragam blackshirt unik dan fezzes. . The Arditi membentuk sebuah organisasi nasional pada bulan November 1918, Associazione fra GLI Arditi d'Italia, yang pada pertengahan 1919 memiliki sekitar dua puluh ribu orang muda di dalamnya Mussolini banding ke Arditi, dan Squadristi. kaum fasis ', dikembangkan setelah perang, didasarkan pada Arditi. Dengan pemisahan antara Marxis anti-intervensionis dan Fasis pro-intervensionis selesai pada akhir perang, kedua belah pihak menjadi tak terdamaikan. Kaum Fasis disajikan diri mereka sebagai anti-Marxis dan sebagai lawan dari komunisme Soviet, Benito Mussolini mengontrol konsolidasi selama gerakan Fasis pada tahun 1919 dengan berdirinya italiani Fasci di combattimento, yang bertentangan dengan sosialisme ortodoks dia menyatakan:

Kami menyatakan perang melawan sosialisme, bukan karena itu adalah sosialisme, tetapi karena menentang nasionalisme. Meskipun kita dapat membahas pertanyaan tentang apa sosialisme adalah, apa programnya, dan apa taktik, satu hal yang jelas: Italia resmi Partai Sosialis telah reaksioner dan benar-benar konservatif. Jika dilihat perusahaan mempunyai menang, kelangsungan hidup kita di dunia saat ini tidak mungkin.

Pada tahun 1919, Alceste De Ambris dan pemimpin gerakan Futurist Filippo Tommaso Marinetti menciptakan Manifesto dari Fasci dari Combat (alias Manifesto Fasis). Manifesto disajikan pada tanggal 6 Juni 1919 di surat kabar Il Popolo d'Italia Fasis. Manifesto mendukung penciptaan hak pilih universal bagi laki-laki dan perempuan (yang terakhir disadari hanya sebagian pada tahun 1925-an, dengan semua pihak oposisi dilarang atau dibubarkan); perwakilan proporsional berdasarkan regional; perwakilan pemerintah melalui sistem korporatis dari "Dewan Nasional" ahli, dipilih dari para profesional dan pedagang, terpilih untuk mewakili dan memiliki kekuasaan legislatif di daerah masing-masing, termasuk tenaga kerja, industri, transportasi, kesehatan masyarakat, komunikasi, dll; dan penghapusan Senat Italia . Manifesto mendukung terciptanya hari kerja delapan jam untuk semua pekerja, upah minimum, perwakilan pekerja dalam manajemen industri, sama kepercayaan serikat buruh seperti di eksekutif industri dan pegawai negeri, reorganisasi sektor transportasi, revisi draft undang-undang tentang asuransi cacat, pengurangan usia pensiun 65-55, pajak progresif yang kuat atas modal, penyitaan milik lembaga agama dan penghapusan keuskupan, dan revisi kontrak militer untuk memungkinkan pemerintah untuk menyita 85% dari [mereka yang keuntungan].? Ini juga disebut untuk menciptakan layanan-singkat milisi nasional untuk melayani tugas defensif, nasionalisasi industri persenjataan, dan kebijakan luar negeri yang dirancang untuk menjadi damai tetapi juga kompetitif.

Peristiwa berikutnya yang mempengaruhi Fasis adalah serangan dari Fiume oleh Gabriele d'Annunzio nasionalis Italia dan pendiri Piagam Carnaro pada tahun 1920 D'Annunzio dan De Ambris dirancang Piagam, yang menganjurkan productionism korporatis nasional-sindikalis. pandangan bersama D'Annunzio's politik .Banyak Fasis melihat. Piagam Carnaro sebagai konstitusi ideal untuk Italia Fasis.
[sunting] Bergeser ke kanan dan konsolidasi politik (1920-1922)

Awal tahun 1920, Fasisme mulai membuat pergeseran ke arah hak politik .Hal ini terjadi sebagai aktivitas pemogokan militan oleh pekerja industri mencapai. Puncaknya di Italia, di mana 1919 dan 1920 dikenal sebagai "Tahun Merah". Mussolini dan Fasis mengambil keuntungan dari situasi dengan allying dengan usaha industri dan menyerang para pekerja dan petani dalam nama menjaga ketertiban dan perdamaian internal di Italia.

Fasis diidentifikasi lawan utama mereka sebagai mayoritas sosialis di sebelah kiri yang menentang intervensi dalam Perang Dunia I. Fasis dan hak politik Italia diadakan landasan bersama: baik Marxisme diadakan di penghinaan, diskon kesadaran kelas dan percaya dalam aturan elit Kaum Fasis membantu kampanye anti-sosialis hak politik dengan allying dengan tepat dalam upaya bersama untuk menghancurkan Partai Sosialis Italia dan tenaga kerja organisasi berkomitmen untuk identitas kelas di atas identitas nasional.

Fasisme berusaha untuk mengakomodasi konservatif Italia dengan membuat perubahan besar dalam agenda politiknya -. Meninggalkan populisme sebelumnya, republikanisme, dan anticlericalism, mengadopsi kebijakan yang mendukung pasar bebas, dan menerima Gereja Katolik Roma dan monarki sebagai lembaga di Italia untuk menarik konservatif Italia, Fasisme mengadopsi kebijakan seperti mendorong nilai-nilai keluarga, termasuk promosi peran wanita sebagai seorang ibu Meskipun Fasisme diadopsi. beberapa posisi yang dirancang untuk menarik reaksioner, kaum fasis berusaha untuk mempertahankan karakter revolusioner Fasisme's, dengan Angelo Oliviero Olivetti mengatakan "Fasisme ingin menjadi konservatif, tetapi akan dengan menjadi revolusioner." The Fasis mendukung aksi revolusioner dan berkomitmen untuk mengamankan hukum dan ketertiban untuk menarik baik konservatif dan sindikalis.

Sebelum bergeser ke kanan, Fasisme adalah, kecil perkotaan, gerakan Italia utara yang memiliki sekitar seribu anggota .Setelah itu, keanggotaan gerakan Fasis melejit menjadi sekitar 250.000 pada 1921.
[sunting] Gelombang fasisme Internasional dan Perang Dunia II (1929-1945)

Peristiwa-peristiwa Depresi Besar menghasilkan gelombang internasional fasisme dan penciptaan rezim fasis berganda dan rezim yang mengadopsi kebijakan fasis. Rezim yang paling penting fasis baru Nazi Jerman, di bawah kepemimpinan Adolf Hitler. Dengan bangkitnya Hitler dan Nazi berkuasa pada 1933, demokrasi liberal dibubarkan di Jerman, dan Nazi dimobilisasi negara untuk perang, dengan tujuan ekspansionis teritorial terhadap negara-negara ganda. Pada tahun 1930 dilaksanakan Nazi hukum rasial yang sengaja didiskriminasi, disenfranchised, dan menganiaya orang-orang Yahudi, homoseksual, dan kelompok-kelompok ras dan minoritas lainnya. Fasis Hungaria Gyula Gömbös naik ke tampuk kekuasaan sebagai Perdana Menteri Hongaria pada 1932 dan mengunjungi Fasis Italia dan Nazi Jerman untuk mengkonsolidasikan hubungan baik dengan dua rezim. Ia berusaha berkubu Partai Persatuan Nasional di seluruh negeri; menciptakan hari kerja delapan jam, empat puluh delapan jam seminggu bekerja di industri, dan berusaha berkubu ekonomi korporatis, dan mengejar irredentist klaim pada tetangga Hungaria . Gerakan Besi fasis Guard di Rumania melonjak dalam dukungan politik setelah tahun 1933, mendapatkan perwakilan dalam pemerintahan Rumania, dan seorang anggota Garda Besi Rumania dibunuh perdana menteri Ion Duca. Berbagai pemerintah para-fasis yang dipinjam unsur-unsur dari fasisme terbentuk selama Depresi Besar, termasuk Yunani, Lithuania, Polandia, dan Yugoslavia International gelombang fasisme dan Perang Dunia II (1929-1945).

Fasisme juga memperluas pengaruh luar Eropa, terutama di Asia Timur, Timur Tengah, dan Amerika Selatan. Di Cina, p'ai Wang Jingwei's Kai-tsu (Reorganisasi) faksi Kuomintang (Partai Nasionalis China) didukung Nazisme di akhir 1930-an. Di Jepang, Tohokai, sebuah gerakan Nazi dibentuk oleh Seigo Nakano. The Integralists Brasil dipimpin oleh Plínio Salgado, diklaim sebanyak 200.000 anggota walaupun setelah upaya kudeta itu menghadapi tindakan keras dari Estado Novo dari Getúlio Vargas pada 1937. Club Al-Muthanna di Irak adalah sebuah gerakan pan-Arab yang didukung Nazisme dan pengaruh yang dilakukan di pemerintah Irak melalui kabinet menteri Saib Shawkat yang membentuk gerakan pemuda paramiliter. di tahun 1930-an Nasional Gerakan Sosialis Chili memperoleh kursi di parlemen Chili dan mencoba kudeta yang mengakibatkan pembantaian Obrero Seguro Tahun 1938 presiden Peru Luis Miguel Sánchez Cerro mendirikan Uni Revolusioner pada tahun 1931 sebagai pihak negara untuk kediktatoran nya.. Setelah Uni Revolusioner diambil alih oleh Raúl Ferrero Rebagliati yang berusaha untuk memobilisasi dukungan massa untuk nasionalisme kelompok dengan cara yang mirip dengan fasisme. Dia bahkan mulai lengan blackshirts paramiliter sebagai salinan dari kelompok Italia, meskipun Uni kehilangan berat dalam pemilu 1936 dan menjadi layu ketidakjelasan.

Selama Depresi Besar, Mussolini dipromosikan intervensi negara yang aktif dalam perekonomian. Dia mencela "supercapitalism" kontemporer yang ia mengklaim mulai tahun 1914 sebagai kegagalan karena dekadensi dugaan, dukungan untuk konsumerisme terbatas dan niat untuk menciptakan "standarisasi manusia" Namun,. Mussolini menyatakan bahwa perkembangan industri sebelumnya "kapitalisme heroik" yang berharga dan terus mendukung milik pribadi selama itu produktif Dengan terjadinya Depresi Besar,. Fasis Italia mulai intervensi negara besar-besaran ke dalam perekonomian, mendirikan Institut untuk Industri Rekonstruksi (Istituto per la Ricostruzione Industriale, IRI), sebuah perusahaan raksasa milik negara dan perusahaan induk yang menyediakan dana negara gagal perusahaan swasta The IRI dibuat sebuah lembaga permanen di Fasis Italia pada 1937, mengejar. kebijakan Fasis untuk membuat autarki nasional, dan memiliki kekuatan untuk mengambil alih perusahaan-perusahaan swasta untuk memaksimalkan produksi perang. Nazi Jerman juga dikejar agenda ekonomi dengan tujuan autarki dan persenjataan kembali dan kebijakan proteksionis dikenakan, termasuk memaksa industri baja Jerman untuk menggunakan bijih besi berkualitas rendah Jerman daripada besi impor berkualitas unggul.
[sunting] Asal Ideologi

Meskipun fasisme dianggap telah pertama kali muncul di Perancis pada tahun 1880-an, pengaruhnya telah dipertimbangkan kembali sejauh Julius Caesar. Thomas Hobbes, Niccolò Machiavelli, dan Hegel juga telah dianggap sebagai berpengaruh, serta ide-ide kontemporer seperti sindikalisme dari Georges Sorel, yang futurisme dari Filippo Tommaso Marinetti, nasionalis dan filsafat otoriter Oswald Spengler dan konservatisme dan Darwinisme sosial Enrico Corradini.


FILOSOFI KEHIDUPAN: Hidup Kita

FILOSOFI KEHIDUPAN: Hidup Kita

Jumat, 10 Juni 2011

Hidup Kita

Setiap jiwa seseorang adalah jiwa harapan Allah yang diturunkan ke alam kehidupan dunia. raga sebagai manusia
yang bertugas mewujudkan kemuliaan dari jiwanya
untuk mengindahkan kehidupan sesamanya
bagi keindahan hidupnya di surga nantinya.

Dalam jiwa yang mampu memimpin dirinya sendiri
untuk keluar dari kekhawatiran, ketidak pastian,kebimbangan
penundaan, dan keputus asaan,
memiliki suatu daya yang luar biasa ketika kita mampu melihat dan merasakannya.

Karena segala sesuatuNya,
kekuatan dalam jiwa  seseorang dilindungi oleh  Sang Pencipta Alam Semesta.

Maka marilah kita ingat-ingat kembali,kita rasakan saat
pesan yang disampaikan pada saat kita lahir di dunia ini,begitu indah dan mulia atas segala kasihNya kepada kita ...

Hiduplah sebagai jiwa yang ikhlas,yang mampu menahan deburan ombak-ombak dunia.karena sebenar-Nya hanyalah umat yang mau menerima dan menjalani adalah umat yang berfikir,,,   ''Seorang pelaut yang tangguh bukan lahir dari samudra tenang''.ingatlah bahwa kita sedang menanti tiket kepulangan ke tempat asal mula kita,marilah kita renungkan siapa kita dan untuk apa tujuan kita hidup didunia ini,bila kita masih diberi kesempatan untuk menghirup segarnya nafas di pagi hari berarti kita masih diberi kesempatan untuk menata, mempelajari,merenungkan tentang apa yang telah kita perbuat diwaktu yang lalu,oleh karena itu gunakan waktu yang sesingkat ini untuk mendekatkan diri Kepada-Nya.